Minggu, 12 Januari 2014,08.04{ Who knows? }
Ini beneran lagi musim galau buat
anak-anak kelas 12 soal jurusan. Bingung buat nentuin jurusan mana yang sesuai
dengan minat dan kemampuan. Tapi udah banyak banget website-website diluar sana
yang ngasih solusi, tips-tips dan strategi biar nggak bingung lagi nentuin
pilihan. Tapi tetep aja lah ya, galau itu nggak bisa dihindari. Apalagi buat anak galau macem aku.
Pilihan pertama aku milih jurusan
yang emang udah jadi sasaran aku sejak
pertama kali masuk IPS kelas 11 kemarin. Mantep? Hatinya sih mantep. Ijin dari
orangtua juga udah dapet. Doakan aja ya, semoga aku lolos. Ayok diaminin
bersama. Aamiin...
And there come people
questioning, “Pilihan jurusan udah mantep. Emang apa lagi Ren yang kamu
galauin?”
Well, sebenernya, instead of
going to college, aku punya impian yang bener-bener pengen aku kejar; jadi
pramugari. Pramugari itu profesi yang udah aku kagumi sejak lama. Bayangin aja
gimana asiknya sehari-hari kerjaannya jalan-jalan ke banyak tempat, gratis,
bahkan digaji banyak. Nginep di hotel mewah. Ketemu orang-orang baru setiap hari, kerja dengan
orang-orang yang beda tiap hari. And the most important is: i can fly even
without wings. I really dont know how to describe, how wonderfull it would be,
saat langit itu jadi rumah kedua aku. Karena langit bener-bener keliatan indah
dari atas sana.
Ngejar itu semua bukan mudah. Aku
sadar sih, dengan postur badan aku dan kesehatan fisikku yang lemah kayak gini,
buat jadi pramugari kayaknya lumayan ketinggian ya, hahaha. Orangtuaku aja
pernah bilang, “Berat badan udah nggak memenuhi syarat. Belum lagi kamu mudah
sakit gini Ren, nggak cocok kalau mau jadi pramugari.”
Pertama rasanya sakit hati
dibilang kayak gitu. Aku butuh dukungan, but all they do is just bring me down.
Tapi setelah dipikir-pikir, apa yang mereka bilang itu nggak salah. Jadi pramugari
nggak cuman butuh cantik, nggak cuman speaking skill, tapi disamping itu masih banyak
banget syarat-syarat yang belum mampu aku penuhi.
Jadi buat sekarang, aku baru bisa
liat langit dari dinding kamar, dari balkon, dari jendela lantai tiga Gedung
Induk. They’re still beautiful. Wondering when i will be there to enjoy the
view from the top. To ensure your safety in your flight. To make you feel
comfort. Who knows?
Who knows that someday we may see
each other up there, you will be my passenger, and i will be your flight attendant. One request, dont forget to greet me when we're there.
Label: lifeshare, wise stuff




