rainydayseason

About

Journal

Extra

Misc

Archive


Rabu, 23 April 2014,09.41{ An apology }

Kakak. Kenal kamu itu suatu anugrah. Bukan karena seragam coklatmu yang mengkilat dan membuat semua orang menghentikan kegiatannya sebentar cuma buat melihat kamu. Bukan karena langkah tegap dan gagahmu yang berima. Bukan karena baret dan talikur yang menunjukkan wibawa. Tapi karena kamu, dan ketulusan hati kamu, Kak.

Kakak ingat kan, gimana pertama kalinya kita ketemu? Hari itu, jam 12, kakak liat aku lagi duduk di teras depan rumahku dengan keadaan yang serba... yah, buluk. Belum mandi, muka kusam belum cuci muka, mata masih belekan, rambut belum disisir, kaus longgar dan celana pendek. I let you saw the very worst side of me.

Di samping semua itu, kakak bisa buat aku merasa dihargai. Merasa diinginkan. Buat aku merasa nyaman. Makasih kak, udah buat aku merasa cukup. Buat aku merasa nggak ingin siapapun lagi selain kakak.

I love you, Kak. There, i said it.

Mungkin waktu kita buat sama-sama memang nggak banyak. Satu hari dalam seminggu, pasti nggak mudah buat kakak buat bagi waktu untuk keluarga, untuk keperluan kakak sendiri, dan waktu kakak untuk aku. Aku ngerti itu kok, kak. Well, aku ‘cuman’ ngerti. Tapi nggak nyoba buat bekerjasama. Mungkin aku memang belum begitu memahami kakak. Belum begitu paham betapa pentingnya waktu buat kakak. Maaf buat satu hari yang sia-sia kemarin, kak. Maaf udah batalin janji. Aku tau aku udah kecewain kakak berkali-kali hari itu. Kalau aja bisa mutar balik waktu, aku nggak akan bikin kakak se-kecewa itu.


Please stay, kak. I need you :(

Label: , ,