Kamis, 08 Januari 2015,18.18{ A Letter for you }
Kak Aldi
Aku tau kakak sedang berusaha buat melangkah dari aku
Aku nggak akan menghalangi kakak
Aku tau aku bukan orang yang kakak cari
Aku bukan orang yang pantas untuk dijadikan "satu untuk seumur hidup"
Aku berusaha buat ngerti dan menghargai pilihan kakak.
Tapi aku nggak mau ngebiarin ini semua selesai gitu aja tanpa ada yang disampaikan
Sehingga kita tidak harus jadi orang asing
Sehingga kita masih bisa saling sapa disaat berjumpa
Terima kasih kak, buat semuanya
Aku bakalan ingat kakak sebagai orang yang pernah jadi bagian dari aku
Pernah jadi penyemangatku
Pernah jadi orang yang selalu aku tunggu
Aku akan ingat semua cerita tentang kakak sebagai kenangan yang baik
Kakak
Mungkin memang masa kita sudah habis
Jalan kita tidak lagi bersinggungan
Setelah ini kita nggak lagi berjalan sama-sama
Kita bakalan kembali ke jalan kita masing-masing
Berjuang masing-masing
Ada jutaan hal yang ingin aku katakan, kak
Tapi satu yang terpenting
Semoga sukses selalu
Semoga kakak bertemu dengan perempuan yang sesuai dengan yang kakak cari
Amin.
Sampai jumpa kak, suatu hari.
Label: army's, letter, lifeshare, love story
Minggu, 27 April 2014,09.37{ Get recover soon, Love. }
Sore-sore, baru bangun dari boci,
aku ngeliat HP dan bahagia banget, dapet SMS dari Kak Aldi. Lega juga dapet
kabar dari dia setelah sesiangan galau nungguin kepala botaknya itu nongol. Kukira
hari ini dia nggak dapat pesiar, atau emang sengaja nggak pesiar gara-gara aku
agak bikin dia kecewa minggu lalu. Ternyata, SMS dia sore ini lumayan nyembuhin
rasa penasaran siang tadi.
Dia sakit. Lagi istirahat di pos
temen yang deket dari gerbang keluar Akmil. He felt sorry nggak bisa mampir kerumahku
hari ini. Ah it’s fine, i said. Dari Akmil ke rumah memang nggak jauh, tapi
kalau buat orang yang lagi sakit, ya mendingan nggak usah deh.
Kami ngobrol di telepon. Suaranya
kedengeran lemes. Aku saranin buat minum obat, masih belum mendingan. Aku nyoba
buat kasih support dengan bercandain dia, ngobrolin hal-hal lucu yang nggak
penting, anything. Then he asked me to sing for him, entertain him, and i did.
Aku jadi inget iklan WeChat di TV
yang nampilin cowok nelpon ceweknya,
Co : “Sayang, kamu masih sakit?”
Ce : “Iya nih,”
Co : “Ini, ada lagu buat kamu...”
Terus cowoknya muterin lagunya
Petra Sihombing yang judulnya Mine.
Oh baby, i'll take you to the sky
forever you and i, you and i, you and i
and we'll be together till we die
our love will lasts forever, and forever you'll be mine
you'll be mine...
There, i sang that song, for him.
Dia diem. Terus ketawa. Duh, rasanya seneng banget denger dia bisa ketawa gitu
di telepon. Suara ketawanya lucu, agak serak, tapi kedengeran kok kalau dia
beneran lagi seneng. Ah, suara dia, gimanapun selalu bikin aku flattered.
Dia nutup telepon waktu azan
maghrib, dan nelepon lagi jam setengah 7 buat pamit mau balik ke Akmil. Balik ke
rutinitas dia kayak biasanya. Dibatasi dari dunia luar buat sementara, no
contact, no phone. Sudah biasaaa.
Sembuh-sembuh lah kamu Kak. Besok
kan kamu harus upacara. Semangat ya! Lav yu!
Label: army's, love story, lyrics, music, teenage life
Rabu, 23 April 2014,09.41{ An apology }
Kakak. Kenal kamu itu suatu anugrah. Bukan karena seragam
coklatmu yang mengkilat dan membuat semua orang menghentikan kegiatannya sebentar
cuma buat melihat kamu. Bukan karena langkah tegap dan gagahmu yang berima.
Bukan karena baret dan talikur yang menunjukkan wibawa. Tapi karena kamu, dan
ketulusan hati kamu, Kak.
Kakak ingat kan, gimana pertama kalinya kita ketemu? Hari
itu, jam 12, kakak liat aku lagi duduk di teras depan rumahku dengan keadaan
yang serba... yah, buluk. Belum mandi, muka kusam belum cuci muka, mata masih
belekan, rambut belum disisir, kaus longgar dan celana pendek. I let you saw
the very worst side of me.
Di samping semua itu, kakak bisa buat aku merasa dihargai. Merasa
diinginkan. Buat aku merasa nyaman. Makasih kak, udah buat aku merasa cukup. Buat
aku merasa nggak ingin siapapun lagi selain kakak.
I love you, Kak. There, i said it.
Mungkin waktu kita buat sama-sama memang nggak banyak. Satu hari
dalam seminggu, pasti nggak mudah buat kakak buat bagi waktu untuk keluarga,
untuk keperluan kakak sendiri, dan waktu kakak untuk aku. Aku ngerti itu kok,
kak. Well, aku ‘cuman’ ngerti. Tapi nggak nyoba buat bekerjasama. Mungkin aku
memang belum begitu memahami kakak. Belum begitu paham betapa pentingnya waktu
buat kakak. Maaf buat satu hari yang sia-sia kemarin, kak. Maaf udah batalin
janji. Aku tau aku udah kecewain kakak berkali-kali hari itu. Kalau aja bisa
mutar balik waktu, aku nggak akan bikin kakak se-kecewa itu.
Please stay, kak. I need you :(
Label: army's, lifeshare, love story
Jumat, 01 November 2013,05.48{ 1 November 2013 }
Kamis, 27 Juni 2013,04.15{ What are these shits }
Been suffering a very bad heartbreak this month. Don't know why all of my memories about someone keep coming and haunting me like hell. Sadly, i just can't stop. it was on its top when we were on our vacation to Bali. We were on the same bus and, you know, feels like hell to watch him pretending that there's really nothing happen between us in the past. Well nothing seems wrong but, deep inside i want the old him back. Which is: kinda impossible.
I talked to him, just some simple conversation about how he has been doing lately. He's completely fine with all of his daily business, his preparation for a competition in province, and yeah, new friends. New habits. New girl (maybe). It made me just feel sooo different with his way of life which runs that awesome. Just compare to my way of life which goes like a disaster. I could see some other boys but i can never move the fuck on.
And yeah, on that five-days-vacation, we visited beaches, shops, saw many good-looking visitors, but terrifically i enjoy nothing but the bitterness of our ruined-relationship right then. I took a picture of us at Dreamland Highway. Feels like heaven to see how sweet his smile on that picture. I captured a very sweet smile. But it means nothing.
It was always him. Regretting the past never change anything. He left, that's just all i got.
Label: experience, hangover, lifeshare, love story
Selasa, 21 Mei 2013,22.29{ Another goodbye }
No talk for awhile. Not even any little greets. Its good to see your life which goes really well. Its good when you dont have any little mind for me anymore, good for you. Even it's not good for me. But i guess i'm okay. So okay.
Can you tell me how bad it was? To be hurt by me on that very normal day. I dont have any idea how it comes unforgivable far till now. No matter how many times i said sorry, unforgivable means; Can. Not. Be. Forgiven. That's the rule.
So do i really have to stop here? Guess so. Can i wish that you will come back to me when i've already too tired to reach you, when i've already too weak to beg for your forgiveness, when we've already forget about each other, forget about everything we've been through, everything matter between us. Maybe when that time comes you will see me again to say that we can start it all over again.
...or not?
Ah please dont. I miss you, Af. Sorry for missing you this bad.
I stripped away these conveniences
to restart the way I think.
I am at peace now.
Label: besties, letter, love story, wise stuff
Selasa, 14 Mei 2013,22.26{ Stupid writing }
Regret always comes late, rite? Ignoring how bitchy i was on the past, no matter what i've ever had a crush on him. I even wrote his name on this blog like-a century ago, now i write his name like, everywhere when i got a chance to write.
So, is that you, Karma? You really come, eh?
I really have to swallow my pride and do apologize, but i don't think i have a second chance. I ruined it. I slapped his face with a plate, he forgave. But then when i got my second chance i leave someone with bunches of cares for me with a stinky jerk who doesn't really worth of anything.
Like i said on my entry before, anyone deserve to get a second chance, but not the third one. Then, Karma, wish you're happy. :)
Label: besties, experience, lifeshare, love story, quote
Jumat, 22 Maret 2013,07.16{ Untukmu lagi, Christian }
Malam Christian, sedang apa?
Sudah makan malam? Atau mungkin kau sudah terlelap,
dengan selimut yang memelukmu erat dan mengantarmu memasuki gerbang mimpi. Apa
kamu mimpi indah? Jika iya, syukurlah.
Christian, hari ini kamu sama sekali tidak menghubungiku.
Cukup lega aku karenanya. Kamu tau, betapa berat rasanya ketika kamu
mengirimkan pesan singkat untukku dan betapa aku harus menahan diriku untuk
tidak membalasnya. Ketika kamu meneleponku dan aku harus mati-matian menahan
jemariku untuk menekan tombol hijau. Ada perang batin dalam diriku saat kamu
melakukan hal-hal itu, Christian. Perang antara perasaan dan logika yang cukup
menyiksa.
Lucu juga saat kuingat betapa dulu aku selalu
merindukan pesan-pesan singkatmu dan selalu menantikan obrolan panjang kita di
telepon. Kalau saja kamu tau, Christian, betapa bahagianya aku ketika kamu
menyempatkan dirimu untuk menghubungiku disela-sela waktumu yang selalu sibuk.
Betapa aku merasa disayang dan diperhatikan. Dan kamu tentu ingat, Christian, berkali-kali
kamu memintaku untuk terjaga dan menahan kantukku untuk melepas rindu. Hahaha
ternyata dulu kita sangat manis ya, Christian?
Oh, ya, maaf hampir saja aku lupa kalau itu semua
hanya kenangan. Kita tidak akan mengalaminya lagi kan, Christian?
Ada kalanya saat aku harus berdamai dengan
kenangan. Maukah kamu membantuku untuk berdamai dengan semua itu, Christian?
Bantulah aku, dan berhentilah memberikan perhatian-perhatian kecilmu itu yang
semakin membuatku mengingat saat-saat kita dulu. Tolonglah aku, dan berhentilah
menunjukkan dirimu, berhentilah membuatku mengingatmu.
Christian, apakah kamu masih bertanya-tanya? Apakah
kamu masih tidak mengerti apa yang terjadi? Maaf telah membiarkan semuanya tak
tersampaikan. Aku tau kamu bukan kamera CCTV yang mengerti semuanya tanpa ada
yang disampaikan. Maaf atas keegoisanku, Christian. Suatu hari pasti kamu akan
mengerti.
Selamat malam, Christian. Tidurlah dengan nyenyak.
Magelang, 22 Maret 2013
Karenina
Label: letter, love story
Jumat, 15 Maret 2013,06.07{ Untuk Christian }
Christian,
Ini sebuah kesalahan, kamu tau?
Bertemu denganmu adalah sebuah kesalahan. Kalau
saja aku tak mengikuti sebuah kegiatan yang mengharuskanku untuk bertemu
denganmu, sampai saat ini mungkin aku tak akan pernah bertegur sapa denganmu.
Christian,
Sungguh sebuah kesalahan, kamu tau?
Jika saja saat itu aku tak melipat lengan kemejaku
sampai siku, kau tak akan pernah menegurku dengan alasan tidak sopan dan tidak
rapi di matamu.
Christian,
Benar-benar sebuah kesalahan, kamu tau?
Andai saja saat itu aku tidak membenci kamu
dalam-dalam karena kamu telah mencampuri urusanku seenaknya. Andai saja aku
tidak terlalu membencimu, andai saja
aku tidak sungguh-sungguh menyimpan
dendam kepadamu, kamu tidak akan merasa terganggu. Tak akan pula membuatmu
meminta maaf kepadaku dan memintaku untuk tak menjauhimu dan benci padamu.
Christian,
Mencintaimu adalah sebuah kesalahan, kamu tau?
Seandainya benci dan cinta itu benar-benar
berbatas jelas. Seandainya tidak semudah itu cinta datang karena benci yang mendalam.
Seandainya tak ada ungkapan benci jadi cinta. Seharusnya tak semudah itu.
Seharusnya tak seklise itu.
Seharusnya.
Kenyataannya?
Kamu lihat kan, Christian? Semuanya karena
kesalahan. Berawal dari satu kesalahan, lagi-lagi kesalahan, kemudian kesalahan
yang lain. Kamu tentu juga sudah tahu kan, Christian, bahwa segala sesuatu yang
diawali dengan kesalahan tak akan berakhir baik? Seperti sebuah rumah yang
dibangun dari kain, atau sehelai gaun yang dijahit dari batu? Bukankah tidak
mungkin menuai hasil yang baik dan diharapkan? Begitu juga denganmu, Christian.
Salah jika aku mencintaimu. Aku tak seharusnya mencintaimu.
Christian,
Bukankah sebaiknya kita akhiri saja kebersamaan
kita ini?
Kain tak seharusnya ditegakkan. Batu pun tak bisa
dipaksakan untuk dianyam dengan benang.
Magelang, 15 Maret 2013
Karenina
yang terlambat menyadari kesalahan itu.
Label: letter, love story
Senin, 18 Februari 2013,06.03{ Can i trust you? }
Have you already sober since the last time we talked? Have you find and understand why did i said such words? I'm quite sure you are. Cause i've already think too much whether you were really yourself. Are you really you who i thought were a very ubdoubtful person? Are you really you who i thought were always mean everything you said? Are you really you who didn't easily get mad by my childish character and stuffs? Tell me now, are you really you? Cause i know, people change, and i hope you don't. You told me once that i have to trust you. You don't want me to misunderstand each other and get to the wrong intrepretation. So i am now. I would like to trust you no matter what. Even though it's hard to face the reality where i have to maintain between where my heart goes and what my mind tells me. I do really have to trust you, don't i? So please. Would you please be the man who can be trusted?
Label: lifeshare, love story
Selasa, 12 Februari 2013,10.04{ The call }
Not again for tonight, huh? Why don't we really have our spare time? Why it's always hard for us to have a time for two? Is it that far? We still live in the same town, well dont we? And the same destination in the morning, every monday till saturday. But i know it's impossible for me to catch you up there while we're not used to have a talk in the middle of the crowd.
Well it's my fault for letting myself leave you asleep last night. It's stupid when i waited for you to finish your stuffs and when you call me back, i let the phone ring and dismissed with no answer. Trust me i'm not wishing to fall asleep.
And for this afternoon, it's not really a wrong timing too but yeah, it's funny that my phone was out of charge so it turned off. And now, you don't even wanna give a call to me nor even text. Are you mad? For all this stupid procrastinate? Please don't. Just don't...
Label: love story
Rabu, 30 Januari 2013,11.05{ Teach me how to... }
Kamu tanya gimana yang aku rasain. Sesulit itu aku jelasin ke kamu tapi apa kamu bener-bener ngerti? Kamu sendiri tau kalau ini sama sekali nggak nyaman. Tapi apa kamu peduli? Apa kamu berusaha buat bantu? Aku nggak pernah sekalipun nyalahin kamu tapi berkali-kali kamu minta maaf. Tapi apa kamu bener-bener menyesal dan tau dimana salahmu? Aku nggak minta itu, Kak. Ajarin aku gimana caranya buat nggak kepikiran. Ajarin aku gimana caranya biar nggak terus-terusan musingin ini. Soalnya aku tau, kamu sama aku itu beda.
Label: lifeshare, love story
Selasa, 22 Januari 2013,03.23{ That feeling }
It's over a year and thank God things are still the same. You're still the one. People still wondering and keep asking about how the things going between you and i. I still do not have any idea about how to answer. But the point is, i still love you, so much, always have, and always will.
Time goes by. For all this time i'm always trying. And now i think i've got a bit understand. Everytime it goes bigger and by each second i'm getting so pursued. And claim, and stuffs. There's no one other than you could make me this way. An old melodramatic love story, do you think that way? I'm afraid it is. I'm afraid it's just about a pathetic highschooler with her senior-boy-crush which is a freaking lame story. I'm afraid it's not that worth. I'm afraid if we're just a moment. I'm afraid if we're just in time. Cause i'm just too young to figure everything out. I'm too young to know what to do when i found out something really kills. And too young to have any idea that not every story has a happy ending. Cause it's not just a simple feeling for someone. It's something deep down here, and never care with someone else's advice and warning.
So yes, that feeling which is only you who can make it. But someday things will be perfect and worth it, won't they?
"...I guess this time i'll wait it out. 'Cause someday things will be perfect, it'll be worth it, all this time stuck in the middle. I know things will get better. Hold it together, take your time..." Stuck in the Middle ~ Boys Like Girls
Label: love story, lyrics
Selasa, 08 Januari 2013,06.15{ How dumb }
I've been missing you so freaking bad lately. But why did i go away from you when we really have our time for two. Why did i go early when you really spare your time for me. Why did i ask you to leave when you said you want some more moments with me. Why did i do those things while everyday i always wish for your call. Hoping for chances. But now, i realize that i'm completely stupid to let them go, the chance that finally came. Stupid. Even i acted like i don't like you and keep pretending like there's never happening some things between me and you. But i were never succeed to take my eyes off of you. And it's burning deep down here when i saw you touch another girl's hand. Could you feel my anger? Of course not. Right, you have a weak sense. And i'm still wondering why did i let you leave me.
Regretting things? Like it's always been my dinner since you treat me like that. Regret how foolish i could be to waste such a gold chance. So now i really have to swallow this 'dinner' dish tonight. How yum!
Label: experience, lifeshare, love story
Sabtu, 29 Desember 2012,10.59{ Breathe - Taylor Swift }
I see your face in my mind as I drive away
'Cause none of us thought it was gonna end that way
People are people
And sometimes we change our minds
But it's killing me to see you go after all this time
Mmm mmm mmmmmm
Mmm mmm mmm mmm
Music starts playing like the end of a sad movie
It's the kind of ending you don't really want to see
'Cause it's tragedy and it'll only bring you down
Now I don't know what to be without you around
And we know it's never simple, never easy
Never a clean break, no one here to save me
You're the only thing I know like the back of my hand
And I can't breathe without you, but I have to
Breathe without you, but I have to
Never wanted this, never want to see you hurt
Every little bump in the road I tried to swerve
People are people and sometimes it doesn't work out
Nothing we say is gonna save us from the fall out
And we know it's never simple, never easy
Never a clean break, no one here to save me
You're the only thing I know like the back of my hand
And I can't breathe without you, but I have to
Breathe without you, but I have to
It's 2AM
Feel like I just lost a friend
Hope you know it's not easy, easy for me
It's 2AM
Feel like I just lost a friend
Hope you know this ain't easy, easy for me
And we know it's never simple, never easy
Never a clean break, no one here to save me
Oh
I can't breathe without you, but I have to
Breathe without you, but I have to
Breathe without you, but I have to
Ohh
I'm sorry, I'm sorry, I'm sorry, I'm sorry, I'm sorry, I'm sorry, I'm sorry...
Label: lifeshare, love story, lyrics
Jumat, 28 Desember 2012,10.18{ We're heading on }
Hari ini udah tanggal 29 Desember. Artinya udah makin deket
sama 2013. Udah mau ninggalin 2012. Terus kenapa? Apa bedanya? Bukannya semuanya
sama aja? Wajar-wajar aja seperti biasanya? Udah lima belas kali dari aku lahir
ngadepin yang namanya tahun baruan. Tapi tetep aja buat kali ini, aku nggak mau
cepet-cepet tahun baruan. Emang nggak masuk akal kalau aku bilang nggak siap. Nggak
siap buat ngadepin dua hari kedepan yang aku nggak tau bakalan jadi gimana. Ya emang
sih, waktu nggak akan berenti juga cuman gara-gara aku nggak siap. Nggak masuk
akal emang akunya.
Tahun ini emang bukan bener-bener tahunku. Nggak ada yang
spesial memang, sama aja kayak tahun-tahun sebelumnya. Cuman rasanya cepet aja.
Kayaknya malah aku ngerasainnya tahun ini yang paling cepet lewatnya. Nggak tau
juga kenapa. Tapi kata orang kalau kita enjoy ngejalaninnya emang bakalan
terasa cepet. Enjoy? Nggak selalu. Ya tetep aja, ada susah ada seneng, kadang
galau kadang juga girang minta ampun. Soalnya kebahagiaan nggak akan selamanya,
gitu juga kesedihan. Cuman, ada sih satu hal di tahun ini yang bikin aku susah
move on dari 2012. Iya, apalagi kalau bukan kamu.
Kamu orang pertama yang aku liat, yang aku temuin, yang aku
ajak ngobrol setahun yang lalu, waktu pergantian tahun, 1 Januari 2012. Mestinya
kamu inget. Waktu itu udah sepi, udah gelap, kembang api udah dinyalain semua
sampai habis. Nggak ada hujan. Kamu dateng. Kamu ada disana. Singkat, dan emang
bukan pertama kalinya. Singkat, terus kamu balik lagi. Singkat, tapi manis. Sampai-sampai
aku bikin resolusi, eh bukan, bukan resolusi tapi semacam wish: semoga aku yang
terakhir kali ada di pikiranmu di 2012 dan yang pertama kali kamu pikirin di
2013. Cuman itu kok.
Sampai sekarang aku masih penasaran apa emang waktu itu kamu
sengaja ngerencanainnya? Entah deh. Mungkin inget aja kamu belum tentu. Keinginan
yang waktu itu manis banget, buat sekarang kesannya... ya gitulah. Tapi yaudah
sih. Life goes on, kan. Nggak perlu terlalu mikirin yang kemaren-kemaren. Tahun
baru juga nggak lebih cuman mesti ngeganti kalender. Nggak ada bedanya juga
sama hari biasa. Sehari tetep 24 jam. Kalender tetep mulai dari angka 1 bukan
dari 30. See? Sama aja kan?
Oh iya satu lagi. Makasih nggak jadi kiamat, soalnya aku belom nikah.
Farewell, 2012. Thanks for the sweet moments :*
Label: experience, lifeshare, love story
Kamis, 06 Desember 2012,18.40{ Random? As always. }
"Hey, i love you."
"Pardon?"
"Umm, nothing. Your bracelet is nice."
"Oh, really? Thankyou. I love you too."
"What?"
"Nope. I don't think i wear bracelet. It's just a ribbon. Hihihihi."
Label: love story, teenage life
Sabtu, 24 November 2012,09.00{ Such a bumpy nite }
Ini udah malem banget dan aku masih belum ngerasa ngantuk sama sekali. Orang rumah udah pada tidur semua. Mau terusin belajar tapi tangan udah pegel. Temen belajar juga kayaknya udah tidur, lagi rekreasi di dreamland. Agak kecewa juga tadi sempet lupa buat ngirim goodnite text dan kalo ngirim sekarang udah telat banget, tapi yaudahlah. Ngirim doa aja, yang gimanapun nggak akan pernah telat o:)
Lalala Senin udah semesteran aja. Dikit-dikit ada rasa nggak terima juga. Kayaknya belum sempet ngambil napas abis midsemesteran kemaren, tau-tau udah tes lagi. Geez! Time goes so freakin' fast. Kapan bisa bener-bener lega nggak rushing up with time gini ya. Tapi ya emang sih, everything has positive and negative side. Ada senengnya juga sih semesteran begini. Soalnya kalo musim tes begini nggak tau kenapa kok dia pasti..- ah nggak baik dibahas disini. Hahaha. Jadi males ah mulai ngerandom gini. Abisnya, efek euforia belakangan ini kali ya. Gara-gara dia belakangan agak gimanaa gitu. Like he's more understand what do i want and i don't wish for. It brings lots influence for me, actually. Like inspiring and boosting my mood. Yeah, sort of.
Well it's getting pointles. Nggak jelas inti postingannya apa. Tauk ah, namanya juga lagi ngerandom. It's kinda bumpy nite. With no rain. Aaah kok nggak hujan aja kenapa sih ya. Well, then. Nighty-night!
Label: lifeshare, love story, rain
Rabu, 31 Oktober 2012,09.44{ }
"Apa kado ulang tahunku?"
"Separuh hatiku."
"Lalu, sisanya untuk apa?"
"Kado pernikahan kita..."
:')
Label: lifeshare, love story, quote
Kamis, 07 Juni 2012,03.22{ The Answer }
From ocean
to sky
Summer and Fall
I have been there though it all
From laughing and crying
to pain that comes easy
from shades of grey meaning
that turn out so sweetly
I wonder
Well i wonder what I'll find
Subtle and grace
Desperate for change
My hand moves away
I melt dry eyes for days
Something's not right
With your miles and tantrums
Hit the ground running
It's all over and been done
I wonder
Well I wonder
What I'll find
What happens next
we'll stop and go
the promise has already run cold
so now you know
now you know
I look up to
the sun
It only hurts my eyes
Maybe it's the answer
I've been wanting in disguise
The more you aren't with me
The more that I'm alone
I don't need the answer
I already know
dear someone there reading my post. you know it's you. this is a song i want you to listen, as i don't know how to express my thought about us. i wonder, are we doing fine?
Label: love story, lyrics, music, teenage life
Kamis, 08 Januari 2015,18.18{ A Letter for you }
Kak Aldi
Aku tau kakak sedang berusaha buat melangkah dari aku
Aku nggak akan menghalangi kakak
Aku tau aku bukan orang yang kakak cari
Aku bukan orang yang pantas untuk dijadikan "satu untuk seumur hidup"
Aku berusaha buat ngerti dan menghargai pilihan kakak.
Tapi aku nggak mau ngebiarin ini semua selesai gitu aja tanpa ada yang disampaikan
Sehingga kita tidak harus jadi orang asing
Sehingga kita masih bisa saling sapa disaat berjumpa
Terima kasih kak, buat semuanya
Aku bakalan ingat kakak sebagai orang yang pernah jadi bagian dari aku
Pernah jadi penyemangatku
Pernah jadi orang yang selalu aku tunggu
Aku akan ingat semua cerita tentang kakak sebagai kenangan yang baik
Kakak
Mungkin memang masa kita sudah habis
Jalan kita tidak lagi bersinggungan
Setelah ini kita nggak lagi berjalan sama-sama
Kita bakalan kembali ke jalan kita masing-masing
Berjuang masing-masing
Ada jutaan hal yang ingin aku katakan, kak
Tapi satu yang terpenting
Semoga sukses selalu
Semoga kakak bertemu dengan perempuan yang sesuai dengan yang kakak cari
Amin.
Sampai jumpa kak, suatu hari.
Label: army's, letter, lifeshare, love story
Minggu, 27 April 2014,09.37{ Get recover soon, Love. }
Sore-sore, baru bangun dari boci,
aku ngeliat HP dan bahagia banget, dapet SMS dari Kak Aldi. Lega juga dapet
kabar dari dia setelah sesiangan galau nungguin kepala botaknya itu nongol. Kukira
hari ini dia nggak dapat pesiar, atau emang sengaja nggak pesiar gara-gara aku
agak bikin dia kecewa minggu lalu. Ternyata, SMS dia sore ini lumayan nyembuhin
rasa penasaran siang tadi.
Dia sakit. Lagi istirahat di pos
temen yang deket dari gerbang keluar Akmil. He felt sorry nggak bisa mampir kerumahku
hari ini. Ah it’s fine, i said. Dari Akmil ke rumah memang nggak jauh, tapi
kalau buat orang yang lagi sakit, ya mendingan nggak usah deh.
Kami ngobrol di telepon. Suaranya
kedengeran lemes. Aku saranin buat minum obat, masih belum mendingan. Aku nyoba
buat kasih support dengan bercandain dia, ngobrolin hal-hal lucu yang nggak
penting, anything. Then he asked me to sing for him, entertain him, and i did.
Aku jadi inget iklan WeChat di TV
yang nampilin cowok nelpon ceweknya,
Co : “Sayang, kamu masih sakit?”
Ce : “Iya nih,”
Co : “Ini, ada lagu buat kamu...”
Terus cowoknya muterin lagunya
Petra Sihombing yang judulnya Mine.
Oh baby, i'll take you to the sky
forever you and i, you and i, you and i
and we'll be together till we die
our love will lasts forever, and forever you'll be mine
you'll be mine...
There, i sang that song, for him.
Dia diem. Terus ketawa. Duh, rasanya seneng banget denger dia bisa ketawa gitu
di telepon. Suara ketawanya lucu, agak serak, tapi kedengeran kok kalau dia
beneran lagi seneng. Ah, suara dia, gimanapun selalu bikin aku flattered.
Dia nutup telepon waktu azan
maghrib, dan nelepon lagi jam setengah 7 buat pamit mau balik ke Akmil. Balik ke
rutinitas dia kayak biasanya. Dibatasi dari dunia luar buat sementara, no
contact, no phone. Sudah biasaaa.
Sembuh-sembuh lah kamu Kak. Besok
kan kamu harus upacara. Semangat ya! Lav yu!
Label: army's, love story, lyrics, music, teenage life
Rabu, 23 April 2014,09.41{ An apology }
Kakak. Kenal kamu itu suatu anugrah. Bukan karena seragam
coklatmu yang mengkilat dan membuat semua orang menghentikan kegiatannya sebentar
cuma buat melihat kamu. Bukan karena langkah tegap dan gagahmu yang berima.
Bukan karena baret dan talikur yang menunjukkan wibawa. Tapi karena kamu, dan
ketulusan hati kamu, Kak.
Kakak ingat kan, gimana pertama kalinya kita ketemu? Hari
itu, jam 12, kakak liat aku lagi duduk di teras depan rumahku dengan keadaan
yang serba... yah, buluk. Belum mandi, muka kusam belum cuci muka, mata masih
belekan, rambut belum disisir, kaus longgar dan celana pendek. I let you saw
the very worst side of me.
Di samping semua itu, kakak bisa buat aku merasa dihargai. Merasa
diinginkan. Buat aku merasa nyaman. Makasih kak, udah buat aku merasa cukup. Buat
aku merasa nggak ingin siapapun lagi selain kakak.
I love you, Kak. There, i said it.
Mungkin waktu kita buat sama-sama memang nggak banyak. Satu hari
dalam seminggu, pasti nggak mudah buat kakak buat bagi waktu untuk keluarga,
untuk keperluan kakak sendiri, dan waktu kakak untuk aku. Aku ngerti itu kok,
kak. Well, aku ‘cuman’ ngerti. Tapi nggak nyoba buat bekerjasama. Mungkin aku
memang belum begitu memahami kakak. Belum begitu paham betapa pentingnya waktu
buat kakak. Maaf buat satu hari yang sia-sia kemarin, kak. Maaf udah batalin
janji. Aku tau aku udah kecewain kakak berkali-kali hari itu. Kalau aja bisa
mutar balik waktu, aku nggak akan bikin kakak se-kecewa itu.
Please stay, kak. I need you :(
Label: army's, lifeshare, love story
Jumat, 01 November 2013,05.48{ 1 November 2013 }
Kamis, 27 Juni 2013,04.15{ What are these shits }
Been suffering a very bad heartbreak this month. Don't know why all of my memories about someone keep coming and haunting me like hell. Sadly, i just can't stop. it was on its top when we were on our vacation to Bali. We were on the same bus and, you know, feels like hell to watch him pretending that there's really nothing happen between us in the past. Well nothing seems wrong but, deep inside i want the old him back. Which is: kinda impossible.
I talked to him, just some simple conversation about how he has been doing lately. He's completely fine with all of his daily business, his preparation for a competition in province, and yeah, new friends. New habits. New girl (maybe). It made me just feel sooo different with his way of life which runs that awesome. Just compare to my way of life which goes like a disaster. I could see some other boys but i can never move the fuck on.
And yeah, on that five-days-vacation, we visited beaches, shops, saw many good-looking visitors, but terrifically i enjoy nothing but the bitterness of our ruined-relationship right then. I took a picture of us at Dreamland Highway. Feels like heaven to see how sweet his smile on that picture. I captured a very sweet smile. But it means nothing.
It was always him. Regretting the past never change anything. He left, that's just all i got.
Label: experience, hangover, lifeshare, love story
Selasa, 21 Mei 2013,22.29{ Another goodbye }
No talk for awhile. Not even any little greets. Its good to see your life which goes really well. Its good when you dont have any little mind for me anymore, good for you. Even it's not good for me. But i guess i'm okay. So okay.
Can you tell me how bad it was? To be hurt by me on that very normal day. I dont have any idea how it comes unforgivable far till now. No matter how many times i said sorry, unforgivable means; Can. Not. Be. Forgiven. That's the rule.
So do i really have to stop here? Guess so. Can i wish that you will come back to me when i've already too tired to reach you, when i've already too weak to beg for your forgiveness, when we've already forget about each other, forget about everything we've been through, everything matter between us. Maybe when that time comes you will see me again to say that we can start it all over again.
...or not?
Ah please dont. I miss you, Af. Sorry for missing you this bad.
I stripped away these conveniences
to restart the way I think.
I am at peace now.
Label: besties, letter, love story, wise stuff
Selasa, 14 Mei 2013,22.26{ Stupid writing }
Regret always comes late, rite? Ignoring how bitchy i was on the past, no matter what i've ever had a crush on him. I even wrote his name on this blog like-a century ago, now i write his name like, everywhere when i got a chance to write.
So, is that you, Karma? You really come, eh?
I really have to swallow my pride and do apologize, but i don't think i have a second chance. I ruined it. I slapped his face with a plate, he forgave. But then when i got my second chance i leave someone with bunches of cares for me with a stinky jerk who doesn't really worth of anything.
Like i said on my entry before, anyone deserve to get a second chance, but not the third one. Then, Karma, wish you're happy. :)
Label: besties, experience, lifeshare, love story, quote
Jumat, 22 Maret 2013,07.16{ Untukmu lagi, Christian }
Malam Christian, sedang apa?
Sudah makan malam? Atau mungkin kau sudah terlelap,
dengan selimut yang memelukmu erat dan mengantarmu memasuki gerbang mimpi. Apa
kamu mimpi indah? Jika iya, syukurlah.
Christian, hari ini kamu sama sekali tidak menghubungiku.
Cukup lega aku karenanya. Kamu tau, betapa berat rasanya ketika kamu
mengirimkan pesan singkat untukku dan betapa aku harus menahan diriku untuk
tidak membalasnya. Ketika kamu meneleponku dan aku harus mati-matian menahan
jemariku untuk menekan tombol hijau. Ada perang batin dalam diriku saat kamu
melakukan hal-hal itu, Christian. Perang antara perasaan dan logika yang cukup
menyiksa.
Lucu juga saat kuingat betapa dulu aku selalu
merindukan pesan-pesan singkatmu dan selalu menantikan obrolan panjang kita di
telepon. Kalau saja kamu tau, Christian, betapa bahagianya aku ketika kamu
menyempatkan dirimu untuk menghubungiku disela-sela waktumu yang selalu sibuk.
Betapa aku merasa disayang dan diperhatikan. Dan kamu tentu ingat, Christian, berkali-kali
kamu memintaku untuk terjaga dan menahan kantukku untuk melepas rindu. Hahaha
ternyata dulu kita sangat manis ya, Christian?
Oh, ya, maaf hampir saja aku lupa kalau itu semua
hanya kenangan. Kita tidak akan mengalaminya lagi kan, Christian?
Ada kalanya saat aku harus berdamai dengan
kenangan. Maukah kamu membantuku untuk berdamai dengan semua itu, Christian?
Bantulah aku, dan berhentilah memberikan perhatian-perhatian kecilmu itu yang
semakin membuatku mengingat saat-saat kita dulu. Tolonglah aku, dan berhentilah
menunjukkan dirimu, berhentilah membuatku mengingatmu.
Christian, apakah kamu masih bertanya-tanya? Apakah
kamu masih tidak mengerti apa yang terjadi? Maaf telah membiarkan semuanya tak
tersampaikan. Aku tau kamu bukan kamera CCTV yang mengerti semuanya tanpa ada
yang disampaikan. Maaf atas keegoisanku, Christian. Suatu hari pasti kamu akan
mengerti.
Selamat malam, Christian. Tidurlah dengan nyenyak.
Magelang, 22 Maret 2013
Karenina
Label: letter, love story
Jumat, 15 Maret 2013,06.07{ Untuk Christian }
Christian,
Ini sebuah kesalahan, kamu tau?
Bertemu denganmu adalah sebuah kesalahan. Kalau
saja aku tak mengikuti sebuah kegiatan yang mengharuskanku untuk bertemu
denganmu, sampai saat ini mungkin aku tak akan pernah bertegur sapa denganmu.
Christian,
Sungguh sebuah kesalahan, kamu tau?
Jika saja saat itu aku tak melipat lengan kemejaku
sampai siku, kau tak akan pernah menegurku dengan alasan tidak sopan dan tidak
rapi di matamu.
Christian,
Benar-benar sebuah kesalahan, kamu tau?
Andai saja saat itu aku tidak membenci kamu
dalam-dalam karena kamu telah mencampuri urusanku seenaknya. Andai saja aku
tidak terlalu membencimu, andai saja
aku tidak sungguh-sungguh menyimpan
dendam kepadamu, kamu tidak akan merasa terganggu. Tak akan pula membuatmu
meminta maaf kepadaku dan memintaku untuk tak menjauhimu dan benci padamu.
Christian,
Mencintaimu adalah sebuah kesalahan, kamu tau?
Seandainya benci dan cinta itu benar-benar
berbatas jelas. Seandainya tidak semudah itu cinta datang karena benci yang mendalam.
Seandainya tak ada ungkapan benci jadi cinta. Seharusnya tak semudah itu.
Seharusnya tak seklise itu.
Seharusnya.
Kenyataannya?
Kamu lihat kan, Christian? Semuanya karena
kesalahan. Berawal dari satu kesalahan, lagi-lagi kesalahan, kemudian kesalahan
yang lain. Kamu tentu juga sudah tahu kan, Christian, bahwa segala sesuatu yang
diawali dengan kesalahan tak akan berakhir baik? Seperti sebuah rumah yang
dibangun dari kain, atau sehelai gaun yang dijahit dari batu? Bukankah tidak
mungkin menuai hasil yang baik dan diharapkan? Begitu juga denganmu, Christian.
Salah jika aku mencintaimu. Aku tak seharusnya mencintaimu.
Christian,
Bukankah sebaiknya kita akhiri saja kebersamaan
kita ini?
Kain tak seharusnya ditegakkan. Batu pun tak bisa
dipaksakan untuk dianyam dengan benang.
Magelang, 15 Maret 2013
Karenina
yang terlambat menyadari kesalahan itu.
Label: letter, love story
Senin, 18 Februari 2013,06.03{ Can i trust you? }
Have you already sober since the last time we talked? Have you find and understand why did i said such words? I'm quite sure you are. Cause i've already think too much whether you were really yourself. Are you really you who i thought were a very ubdoubtful person? Are you really you who i thought were always mean everything you said? Are you really you who didn't easily get mad by my childish character and stuffs? Tell me now, are you really you? Cause i know, people change, and i hope you don't. You told me once that i have to trust you. You don't want me to misunderstand each other and get to the wrong intrepretation. So i am now. I would like to trust you no matter what. Even though it's hard to face the reality where i have to maintain between where my heart goes and what my mind tells me. I do really have to trust you, don't i? So please. Would you please be the man who can be trusted?
Label: lifeshare, love story
Selasa, 12 Februari 2013,10.04{ The call }
Not again for tonight, huh? Why don't we really have our spare time? Why it's always hard for us to have a time for two? Is it that far? We still live in the same town, well dont we? And the same destination in the morning, every monday till saturday. But i know it's impossible for me to catch you up there while we're not used to have a talk in the middle of the crowd.
Well it's my fault for letting myself leave you asleep last night. It's stupid when i waited for you to finish your stuffs and when you call me back, i let the phone ring and dismissed with no answer. Trust me i'm not wishing to fall asleep.
And for this afternoon, it's not really a wrong timing too but yeah, it's funny that my phone was out of charge so it turned off. And now, you don't even wanna give a call to me nor even text. Are you mad? For all this stupid procrastinate? Please don't. Just don't...
Label: love story
Rabu, 30 Januari 2013,11.05{ Teach me how to... }
Kamu tanya gimana yang aku rasain. Sesulit itu aku jelasin ke kamu tapi apa kamu bener-bener ngerti? Kamu sendiri tau kalau ini sama sekali nggak nyaman. Tapi apa kamu peduli? Apa kamu berusaha buat bantu? Aku nggak pernah sekalipun nyalahin kamu tapi berkali-kali kamu minta maaf. Tapi apa kamu bener-bener menyesal dan tau dimana salahmu? Aku nggak minta itu, Kak. Ajarin aku gimana caranya buat nggak kepikiran. Ajarin aku gimana caranya biar nggak terus-terusan musingin ini. Soalnya aku tau, kamu sama aku itu beda.
Label: lifeshare, love story
Selasa, 22 Januari 2013,03.23{ That feeling }
It's over a year and thank God things are still the same. You're still the one. People still wondering and keep asking about how the things going between you and i. I still do not have any idea about how to answer. But the point is, i still love you, so much, always have, and always will.
Time goes by. For all this time i'm always trying. And now i think i've got a bit understand. Everytime it goes bigger and by each second i'm getting so pursued. And claim, and stuffs. There's no one other than you could make me this way. An old melodramatic love story, do you think that way? I'm afraid it is. I'm afraid it's just about a pathetic highschooler with her senior-boy-crush which is a freaking lame story. I'm afraid it's not that worth. I'm afraid if we're just a moment. I'm afraid if we're just in time. Cause i'm just too young to figure everything out. I'm too young to know what to do when i found out something really kills. And too young to have any idea that not every story has a happy ending. Cause it's not just a simple feeling for someone. It's something deep down here, and never care with someone else's advice and warning.
So yes, that feeling which is only you who can make it. But someday things will be perfect and worth it, won't they?
"...I guess this time i'll wait it out. 'Cause someday things will be perfect, it'll be worth it, all this time stuck in the middle. I know things will get better. Hold it together, take your time..." Stuck in the Middle ~ Boys Like Girls
Label: love story, lyrics
Selasa, 08 Januari 2013,06.15{ How dumb }
I've been missing you so freaking bad lately. But why did i go away from you when we really have our time for two. Why did i go early when you really spare your time for me. Why did i ask you to leave when you said you want some more moments with me. Why did i do those things while everyday i always wish for your call. Hoping for chances. But now, i realize that i'm completely stupid to let them go, the chance that finally came. Stupid. Even i acted like i don't like you and keep pretending like there's never happening some things between me and you. But i were never succeed to take my eyes off of you. And it's burning deep down here when i saw you touch another girl's hand. Could you feel my anger? Of course not. Right, you have a weak sense. And i'm still wondering why did i let you leave me.
Regretting things? Like it's always been my dinner since you treat me like that. Regret how foolish i could be to waste such a gold chance. So now i really have to swallow this 'dinner' dish tonight. How yum!
Label: experience, lifeshare, love story
Sabtu, 29 Desember 2012,10.59{ Breathe - Taylor Swift }
I see your face in my mind as I drive away
'Cause none of us thought it was gonna end that way
People are people
And sometimes we change our minds
But it's killing me to see you go after all this time
Mmm mmm mmmmmm
Mmm mmm mmm mmm
Music starts playing like the end of a sad movie
It's the kind of ending you don't really want to see
'Cause it's tragedy and it'll only bring you down
Now I don't know what to be without you around
And we know it's never simple, never easy
Never a clean break, no one here to save me
You're the only thing I know like the back of my hand
And I can't breathe without you, but I have to
Breathe without you, but I have to
Never wanted this, never want to see you hurt
Every little bump in the road I tried to swerve
People are people and sometimes it doesn't work out
Nothing we say is gonna save us from the fall out
And we know it's never simple, never easy
Never a clean break, no one here to save me
You're the only thing I know like the back of my hand
And I can't breathe without you, but I have to
Breathe without you, but I have to
It's 2AM
Feel like I just lost a friend
Hope you know it's not easy, easy for me
It's 2AM
Feel like I just lost a friend
Hope you know this ain't easy, easy for me
And we know it's never simple, never easy
Never a clean break, no one here to save me
Oh
I can't breathe without you, but I have to
Breathe without you, but I have to
Breathe without you, but I have to
Ohh
I'm sorry, I'm sorry, I'm sorry, I'm sorry, I'm sorry, I'm sorry, I'm sorry...
Label: lifeshare, love story, lyrics
Jumat, 28 Desember 2012,10.18{ We're heading on }
Hari ini udah tanggal 29 Desember. Artinya udah makin deket
sama 2013. Udah mau ninggalin 2012. Terus kenapa? Apa bedanya? Bukannya semuanya
sama aja? Wajar-wajar aja seperti biasanya? Udah lima belas kali dari aku lahir
ngadepin yang namanya tahun baruan. Tapi tetep aja buat kali ini, aku nggak mau
cepet-cepet tahun baruan. Emang nggak masuk akal kalau aku bilang nggak siap. Nggak
siap buat ngadepin dua hari kedepan yang aku nggak tau bakalan jadi gimana. Ya emang
sih, waktu nggak akan berenti juga cuman gara-gara aku nggak siap. Nggak masuk
akal emang akunya.
Tahun ini emang bukan bener-bener tahunku. Nggak ada yang
spesial memang, sama aja kayak tahun-tahun sebelumnya. Cuman rasanya cepet aja.
Kayaknya malah aku ngerasainnya tahun ini yang paling cepet lewatnya. Nggak tau
juga kenapa. Tapi kata orang kalau kita enjoy ngejalaninnya emang bakalan
terasa cepet. Enjoy? Nggak selalu. Ya tetep aja, ada susah ada seneng, kadang
galau kadang juga girang minta ampun. Soalnya kebahagiaan nggak akan selamanya,
gitu juga kesedihan. Cuman, ada sih satu hal di tahun ini yang bikin aku susah
move on dari 2012. Iya, apalagi kalau bukan kamu.
Kamu orang pertama yang aku liat, yang aku temuin, yang aku
ajak ngobrol setahun yang lalu, waktu pergantian tahun, 1 Januari 2012. Mestinya
kamu inget. Waktu itu udah sepi, udah gelap, kembang api udah dinyalain semua
sampai habis. Nggak ada hujan. Kamu dateng. Kamu ada disana. Singkat, dan emang
bukan pertama kalinya. Singkat, terus kamu balik lagi. Singkat, tapi manis. Sampai-sampai
aku bikin resolusi, eh bukan, bukan resolusi tapi semacam wish: semoga aku yang
terakhir kali ada di pikiranmu di 2012 dan yang pertama kali kamu pikirin di
2013. Cuman itu kok.
Sampai sekarang aku masih penasaran apa emang waktu itu kamu
sengaja ngerencanainnya? Entah deh. Mungkin inget aja kamu belum tentu. Keinginan
yang waktu itu manis banget, buat sekarang kesannya... ya gitulah. Tapi yaudah
sih. Life goes on, kan. Nggak perlu terlalu mikirin yang kemaren-kemaren. Tahun
baru juga nggak lebih cuman mesti ngeganti kalender. Nggak ada bedanya juga
sama hari biasa. Sehari tetep 24 jam. Kalender tetep mulai dari angka 1 bukan
dari 30. See? Sama aja kan?
Oh iya satu lagi. Makasih nggak jadi kiamat, soalnya aku belom nikah.
Farewell, 2012. Thanks for the sweet moments :*
Label: experience, lifeshare, love story
Kamis, 06 Desember 2012,18.40{ Random? As always. }
"Hey, i love you."
"Pardon?"
"Umm, nothing. Your bracelet is nice."
"Oh, really? Thankyou. I love you too."
"What?"
"Nope. I don't think i wear bracelet. It's just a ribbon. Hihihihi."
Label: love story, teenage life
Sabtu, 24 November 2012,09.00{ Such a bumpy nite }
Ini udah malem banget dan aku masih belum ngerasa ngantuk sama sekali. Orang rumah udah pada tidur semua. Mau terusin belajar tapi tangan udah pegel. Temen belajar juga kayaknya udah tidur, lagi rekreasi di dreamland. Agak kecewa juga tadi sempet lupa buat ngirim goodnite text dan kalo ngirim sekarang udah telat banget, tapi yaudahlah. Ngirim doa aja, yang gimanapun nggak akan pernah telat o:)
Lalala Senin udah semesteran aja. Dikit-dikit ada rasa nggak terima juga. Kayaknya belum sempet ngambil napas abis midsemesteran kemaren, tau-tau udah tes lagi. Geez! Time goes so freakin' fast. Kapan bisa bener-bener lega nggak rushing up with time gini ya. Tapi ya emang sih, everything has positive and negative side. Ada senengnya juga sih semesteran begini. Soalnya kalo musim tes begini nggak tau kenapa kok dia pasti..- ah nggak baik dibahas disini. Hahaha. Jadi males ah mulai ngerandom gini. Abisnya, efek euforia belakangan ini kali ya. Gara-gara dia belakangan agak gimanaa gitu. Like he's more understand what do i want and i don't wish for. It brings lots influence for me, actually. Like inspiring and boosting my mood. Yeah, sort of.
Well it's getting pointles. Nggak jelas inti postingannya apa. Tauk ah, namanya juga lagi ngerandom. It's kinda bumpy nite. With no rain. Aaah kok nggak hujan aja kenapa sih ya. Well, then. Nighty-night!
Label: lifeshare, love story, rain
Rabu, 31 Oktober 2012,09.44{ }
"Apa kado ulang tahunku?"
"Separuh hatiku."
"Lalu, sisanya untuk apa?"
"Kado pernikahan kita..."
:')
Label: lifeshare, love story, quote
Kamis, 07 Juni 2012,03.22{ The Answer }
From ocean
to sky
Summer and Fall
I have been there though it all
From laughing and crying
to pain that comes easy
from shades of grey meaning
that turn out so sweetly
I wonder
Well i wonder what I'll find
Subtle and grace
Desperate for change
My hand moves away
I melt dry eyes for days
Something's not right
With your miles and tantrums
Hit the ground running
It's all over and been done
I wonder
Well I wonder
What I'll find
What happens next
we'll stop and go
the promise has already run cold
so now you know
now you know
I look up to
the sun
It only hurts my eyes
Maybe it's the answer
I've been wanting in disguise
The more you aren't with me
The more that I'm alone
I don't need the answer
I already know
dear someone there reading my post. you know it's you. this is a song i want you to listen, as i don't know how to express my thought about us. i wonder, are we doing fine?
Label: love story, lyrics, music, teenage life